Hindari virus Corona, peserta peserta BJB menunda keberangkatan
Hindari virus Corona, peserta peserta BJB menunda keberangkatan
Kaur, Bengkulu - sejak virus Corona atau covid-19 dikabarkan sudah mulai mewabah di Indonesia, akibatnya sejumlah sekolah terpaksa diliburkan demi menghindari kemungkinan-kemungkinan terkena dampak virus Corona, termasuk provinsi bengkulu, beberapa sekolah terpaksa diliburkan untuk 14 hari kedepannya.
Sejumlah kepala daerah juga menghimbau untuk tidak terlalu banyak bepergian atau perjalanan dinas keluar daerah, virus Corona juga mengakibatkan kurang stabilnya perekonomian masyarakat.
Tidak hanya itu dampak virus Corona juga dialami 10 siswa berprestasi di kabupaten kaur provinsi Bengkulu dalam program BJB (bintang jemput bintang ) yg akan diberangkatkan hari ini (16/03/20) ke IPB (institut pertanian Bogor) guna mengikuti test selanjutnya akhirnya dibatalkan sampai waktu yang belum ditentukan.
Konfirmasi dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Endy Yurisal, SP membenarkan hal tersebut.
"Ya, soal BJB tahun ini sudah memasuki hasil 10 besar, pagi tadi sudah kita lepas pesertanya. Namun, saat diperjalanan pihak kita di telfon dari Rektor IPB, bahwa kegiatan seleksi tertulis BJB yang sudah ditentukan terpaksa ditunda, dikarenakan masih dalam situasi Virus Corona, kemungkinan tesnya akan melalui Online, " kata Kepala Dinas Pendidikan di Ruang Kerjanya.
Perlu diketahui sebelumnya Disdikbud kaur sudah bekerja sama dengan IPB untuk melakukan kompetisi dalam penjaringan beasiswa berprestasi.
Kadis Endy Yurisal, SP juga menyebutkan, bahwa program Bintang Jemput Bintang (BJB) pemerintah daerah tak harus ke luar negeri, karena pemerintah Daerah sudah menyiapkan kampus ternama yang ada di dalam negeri.
"Ya, seperti kampus IPB, UGM, UI, Andalas dan lainnya yang tak kalah dengan kampus luar negeri. Sesuai keputusan pemerintah Daerah kita lebih ke dalam negeri, kita utamakan kampus yang ternama, " ungkap Endy Yurisal.

Komentar
Posting Komentar